Puisi untuk Hari Buruh


Akulah Buruh

Akulah buruh
yang kaucari selama ini
hanya bisa disuruh
tak pernah mengeluh
tapi akulah buruh
yang menunggu bonus
di air keruh
dari melimpahnya
penghasilanmu

Bila Tuan acungkan telunjuk
setelah itu jarimu akan langsung 
melayang mengahadapku
lalu tenagaku kembali bekerja 
sambil menabung keringat
agar waktu tak terasa padat
hingga akhirnya petang tiba
mengetuk lelah, untuk segera
pulang ke rumah

Tapi akulah buruh
dan engkau penguasa tubuh-tubuh
kami menjadi robotmu
kami menjadi budakmu
tapi kami tak mau diperbudak

Cianjur, 2019



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi untuk Hari Buruh"

Post a Comment

tulis komentar anda yang paling keren di sini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel