Pengalaman Mendapat Penghargaan Bidang Kebahasaan dan Kesastraan Kemendikbudristek RI

Poster Banpem Bidang Kebahasaan dan Kesastraan Kemendikbudristek RI


Penghargaan Bidang Kebahasaan dan Kesastraan - Awalnya, di beberapa Whatsapp Group (WAG) Sastra yang saya ikuti di Ruang Sastra, Jazirah Sastra, Dari Negeri Poci, Hari Puisi Indonesia, dan lainnya. Tiba tiba ada dari salah satu anggota group mengirim link pengumuman dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknlogi (Kemendikburistek) Republik Indonesia, untuk para pegiat sastra. Program tersebut diberi nama Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan Penguatan Komunitas Sastra tahun 2023. 

Setelah saya pelajari, ternyata memang pemerintah telah menganggarkan dana miliaran rupiah untuk para pegiat sastra. Ada tiga kategori penerima bantuan tersebut; yang pertama bantuan kegiatan untuk komunitas sastra, pengharagaan komunitas sastra, dan penghargaan perseorangan pegiat sastra.

Dari ketiga kategori tersebut, maka saya memutuskan untuk mengikuti seleksi penerima Banpem tersebut dengan kategori penghargaan perseorangan. Alasannya adalah, karena untuk penghargaan perseorangan tidak wajib mengirimkan laporan kegiatan, karena memang penghargaan perseorangan ini bentuknya semacam apresisasi dari pemerintah terhadap pelaku sastra di Indonesia. 

Terlebih, jika saya mengikuti menggunakan komunitas sastra yang saya giati, itu dipastikan tidak akan lolos, karena ada syarat wajib bagi komunitas sastra, harus sudah memiliki legitimasi yang sah dari kemenkumham dan berakta notaris. Selain itu untuk komunitas sastra, meski anggaran yang akan diterima bisa hingga ratusan juta. Namun dipastikan ke depannya akan ada laporan kegiatan yang harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan.

Maka Penghargaan Perseorangan lah yang saya yakini lebih menarik dan menantang. Pegiat sastra se-Indonesia sudah dipastikan akan sangat banyak, dan betul saja, yang mendaftarkan diri sampai dengan 500 lebih komunitas dan perseorangan.

Meraih Penghargaan Bidang Kesastraan dan Kebahasaan

Penghargaan Bidang Kebahasaan dan Kesastraan
Ihsan Subhan bersama Kepala Badan Bahasa Jawa Barat, saat pemberkasan di Badan Bahasa Jawa Barat.

Pada tanggal 6 Juli 2023, seorang kawan dari Pekanbaru yang juga sesama penyair dan pegiat sastra, menghubungi saya melalui pesan WA. Ia bernama Asqalani eNeSTe. Ia mengucapkan selamat kepada saya atas terpilihnya menjadi salah satu penerima penghargaan dari Badan Bahasa. Sontak saya langsung buka website Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa.

Pengumuman dikemas dalam bentuk SK dalam format PDF. Setelah diunduh dan dibuka, ternyata benar, nama saya IHSAN SUBHAN tertera dalam SK penerima bantuan pemerintah di kategori penghargaan perseorangan, dan disampingnya terdapat kolom besaran dan bantuan Rp. 25.000.000,-.  

Rasa gembira terpancar, dan langsung berteriak sambil menghampiri istri dan anak saya, untuk memperlihatkan keberhasilan saya. Padahal pada waktu itu saya sedang terburu buru ada janji dengan kawan, dan sudah menyalakan mobil, seraya siap ngegas ke luar rumah. 

Penilaian Kurator/Dewan Juri

Dalam sebuah acara meeting zoom yang diselenggarakan oleh Badan Bahasa, Kepala Badan Bahasa memang tidak menyebutkan siapa saja yang menjadi jurinya. Namun beliau menegaskan, penilaian sangat selektif dan objektif, dan dilakukan oleh juri yang mumpuni di bidangnya. 

Meski kami tidak diberitahu siapa namanya, saya yakin para juri adalah orang yang saya kenal; mereka adalah sastrawan Indonesia, dan akademisi sastra, yang sudah teruji secara kekaryaan dan rekam jejaknya di bidang sastra sudah jauh lebih melangit ketimbang saya.

Selain itu, saya meyakini keberhasilan ini adalah, karena dalam portofolio yang saya tulis, dibuat detail dan estetis. Terlebih salah satu yang saya muat di PF adalah puluhan buku antologi puisi karya-karya saya bersama penyair Asia Tenggara, dan juga saya melampirkan kegiatan sastra yang paling menonjol yang saya ikuti adalah menjadi peserta pada kegiatan Festival Puisi Nelayan di Johor Malaysia.

Tidak hanya itu, portofolio saya dilengkapi dengan sematan kutipan judul tulisan tulisan esai sastra saya yang sudah dimuat di berbagai media nasional, dan rekam jejak lainnya sepertti puisi-puisi saya yang sering dimuat di media cetak dan online.

Harapan dan Doa

Setidaknya, meski puluhan tahun saya bergiat dengan dunia kesastraan, akhirnya saya bisa mendaparkan penghargaan, yang sebelumnya belum pernah mendapatkan penghargaan semewah ini. 

Semoga penghargaan ini, bisa menjadikan saya sebagai manusia yang lebih pandai lagi dalam bertindak syukur. Bisa membawa saya pada jalan lebih bercahaya lagi dalam berpuisi, dan hal lainnya yang puitis.

Terima kasih kepada Allah SWT, Kedua orang tua, istri, anak, mertua, saudara, kerabat, dan para sahabat, yang selalu mendukung saya dalam berkarya. Terima kasih untuk semua. (*)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

22 Responses to "Pengalaman Mendapat Penghargaan Bidang Kebahasaan dan Kesastraan Kemendikbudristek RI"

  1. Ya allah mas... selamat ya mas... aku tuh dari SD suka nulis puisi tapi ditentamg sm ayah ibuku krn harus belajar. Stlh nikahlah br kesampean buat nulis2 lagi... gimana sih cara ikutan2 nulis puisi sampai masuk media online dan offline gitu? Dan cara ikutan untuk mendapat bantuan pemerintah? Pengen belajar sm mas Ihsan jadinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Caranya aktif kirim puisi kita ke media mbak, hingga disetujui sm redakturnya, selain itu aktif di banyak komunitas atau organisasi sastra, lalu aktif ikut pertemuan penyair baik lingkup nasional maupun internasional, dan perbanyak pertemanan di circle sastra, silaturahim ke penyair-penyair senior, nerbitin buku, dan aktif jg ikut lomba sastra tingkat nasional. selebihnya sila DM ya di IG saya. Selamat mencoba ya mbak...

      Hapus
  2. Wah selamat sebelumnya mas atas pencapaiannya di bidang kesastraan. Beberapa kali mampir kesini, selain emang bagus-bagus puisinya, juga salut sama konsistensinya dalam berpuisi.

    BalasHapus
  3. Wah Alhamdulillah, keren sekali Kakak. Selamat ya, semoga kian termotivasi untuk menegakkan sastra negeri kita ini.

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah.. ikut senang dan bangga dengarnya, Mas. Semoga bisa selalu konsisten untuk tetap berkarya di dunia sastra..

    BalasHapus
  5. Saya baru tau kalau ada anggaran dana untuk pegiat sastra semoga bisa ditambahin lagi krn mnrt sy itu jumlah kecil dibandingkan anggaran lainnya, btw Selamat untuk pencapaiannya

    BalasHapus
  6. MasyaAllah. Barakallah, Mas. Segala jalan karya yang ditempuh selama ini perlahan-lahan membawa Mas Ihsan hingga ke anak tangga yang saat ini. Selamat dan semangat berkontribusi terus dalam bidang sastra.

    BalasHapus
  7. Pengalaman yang berharga banget ni Mas. Terima kasih sudah berbagi cerita, terutama tentang tips menukis portofolio yang ternyata kita bisa asal-asalan ya saat membuatnya untuk ajang seperti ini.

    BalasHapus
  8. Selamat atas pencapaiannya ya mas, semoga apa yang diraih bisa membawa manfaat buat bidang sastra. Wah, jadi mupeng pengen ikutan kegiatan ini, apalagi punya temen-temen dengan latar sastra. ❤️

    BalasHapus
  9. Selamat, Mas. Hebat Euy. Jadi penyemangat bagi saya dan yang lainnya untuk bisa menyusul kelak. Terima kasih sudah berbagi di sini.

    BalasHapus
  10. Selamat Mas! Keren banget pencapaiannya. Sejujurnya, saya baru tahu ada program pendanaan seperti ini.

    BalasHapus
  11. MasyaaAllah beruntung sekali Mas, tapi nggak heran sih, wong Masnya juga udah nulis bareng sampe Asia Ternggara gitu. hehe.. Juri nggak salah pilih deh.

    BalasHapus
  12. Selamat Mas. Barakallah...Masya Allah keren banget pencapaiannya. Membaca portofolionya saja saya yakin Mas Ihsan layak mendapatkan penghargaannya. Semoga makin semangat untuk berkarya! Sukses terus ya!

    BalasHapus
  13. keren banget Mas, semoga makin berkah ilmunya dan makin banyak lagi pencapaiannya Mas Ihsan, semoga jadi inspirasi bagi para generasi muda lainnya

    BalasHapus
  14. Keren kak.. kalau hobby yang kita tekuni seperti menulis puisi terus dapat penghatgaan happy rasanya ya... Seperti istimewa gitu .. diapresiasi..

    BalasHapus
  15. Wahh selamat ya mas.. semoga ilmunya bermanfaat dan ke depannya bisa jadi sastrawan hebat. Amiin

    BalasHapus
  16. Turut senang ya mas...semoga keberhasilan ini menjadi langkah berikutnya untuk raih penghargaan-penghargaan lain. Bolehlah di-spill nih tulisannya..ehehe

    BalasHapus
  17. MasyaAllah, selamat ya Kak atas pencapaiannya yang luar biasa. Perjuangan di balik keberhasilan yang saat ini diraih, pasti banyak lelah-lelah yang gak kebayang sama banyak orang.

    BalasHapus
  18. MasyaAllah selamat ya atas pencapaiannya. Saya senang sekali kalau pemerintah benar-benar mengapresiasi sastrawan Indonesia

    BalasHapus
  19. Masyaa Allah selamat atas pencapaiannya Bang. Ikutan seneng dan semoga aja nular ke sy ya kalau lagi ikut lomba atau apapun itu.

    BalasHapus
  20. Wahhh keren banget nih bisa dapat penghargaan bergengsi seperti itu, gak semua orang bisa memilikinya loh ini. Top deh!

    BalasHapus

tulis komentar anda yang paling keren di sini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel