HALAMAN BUAT PENA

Yang kucumbu
yang kurayu,
adalah paragraf-paragraf rindu dari sejumput waktu
laut-laut yang menjadi alas
desir-desir yang menjadi kertas
menggulung
menampung selayang pandang



Kutulis puisi baru
dan merangkum musim
menjamahi judul-judul kehidupan
untuk kubesarkan menjadi halaman

Penaku menjadi tongkat
mengayuh ombak yang keparat

Aku menulis di halaman cinta
dan selagi kau tak mendengar dan menatap
biarlah pesan ini tercatat dalam botol kecap

Ah, aku masih ingin menulis
untuk siapa saja yang mengerti
dan selalu kuciptakan halaman
teras yang kubuat untuk sebuah pena


Cianjur, Juli 2008
Ihsan Subhan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "HALAMAN BUAT PENA"

Posting Komentar

tulis komentar anda yang paling keren di sini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel