LIma Puisi Sapardi Djoko Damono Paling Populer dan Romantis

Berikut lima puisi yang ditulis Sapardi Djoko Damono (SDD) paling populer, dan sering digunakan puisinya oleh masyarakat dalam sebuah kartu undangan pernikahan, atau dibacakan dalam acara resepsi pertunangan dan pernikahan.


Aku Ingin Mencintamu dengan Sederhana

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu 
kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan 
kepada hujan yang menjadikannya tiada


Hatiku Selembar Daun

Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput
Nanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di sini
Ada yang masih ingin ku pandang
Yang selama ini senantiasa luput
Sesaat adalah abadi
Sebelum kau sapu taman setiap pagi


Kuhentikan Hujan

Kuhentikan hujan
Kini matahari merindukanku, 
mengangkat kabut pagi perlahan
Ada yang berdenyut dalam diriku

Menembus tanah basah
Dendam yang dihamilkan hujan
Dan cahaya matahari
Tak bisa kutolak matahari memaksaku 
menciptakan bunga-bunga


Hujan  Bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan Juni
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan 
diserap akar pohon bunga itu


Yang Fana Adalah Waktu

Yang fana adalah waktu
Kita abadi
Memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
Sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu.
Kita abadi.


Demikian Lima Puisi dari Penyair Indonesia Sapardi Djoko Damono. Mudah-mudahan, dengan puisi kita dapat melunakan hati yang sempat membatu, Salam puisi bertubi-tubi!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "LIma Puisi Sapardi Djoko Damono Paling Populer dan Romantis"

Post a Comment

tulis komentar anda yang paling keren di sini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel